Sumber Daya Dan Cadangan Batubara Indonesia


 
Halo sobat PSDMBP, tidak terasa sudah satu semester berjalan di tahun 2021, sudah saatnya menerbitkan data necara sumberdaya dan cadangan batubara terbaru.

Pemutakhiran neraca sumberdaya dan cadangan batubara oleh tim dari Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP) dilakukan setiap semester tahun berjalan. Hasil pemutakhiran neraca batubara Semester 1 Tahun 2021 menghasilkan sumberdaya batubara sebesar 142.659 Juta Ton, dengan cadangan batubara sebesar 37.524 Juta Ton. Sumberdaya batubara bersifat inklusif (cadangan bagian dari sumberdaya).

Sumber data mewakili 1.517 lokasi yang berasal dari 67 PKP2B (100%); 69 IUP PMA (100%); 890 IUP PMDN status terdaftar (81%); 333 IUP tidak terdaftar, dan 190 lokasi hasil penyelidikan PSDMBP Badan Geologi. Hanya data sumberdaya yang masih melibatkan data IUP tidak terdaftar, sementara seluruh data cadangan berasal dari IUP terdaftar. Tidak ada tumpang tindih area antara IUP terdaftar dan tidak terdaftar. Dari total 1.517 titik yang berhasil diinput sebagai data neraca, 184 titik telah diverifikasi oleh PSDMBP Badan Geologi, 57 titik telah diverifikasi oleh CP Perusahaan PKP2B, 35 titik telah diverifikasi oleh CP Perusahaan IUP PMA, dan 297 titik telah diverifikasi oleh CP Perusahaan IUP PMDN.

Sumberdaya terverifikasi adalah sumberdaya batubara hasil kegiatan eksplorasi PSDMBP Badan Geologi dan sumberdaya batubara yang dilaporkan oleh Badan Usaha dan diestimasi oleh orang yang berkompeten (competent person/CP). Cadangan terverifikasi adalah cadangan batubara yang dilaporkan Badan Usaha dan telah diestimasi oleh CP.

Perhitungan sumberdaya dan cadangan batubara oleh Badan Usaha belum seluruhnya dilakukan oleh CP dan belum seluruhnya mengacu pada SNI 5015-2019. Perhitungan sumberdaya dan cadangan yang belum terverifikasi CP telah sesuai dengan SNI 5015-2011.

Silahkan dilihat data berikut untuk dapat menjadi acuan ya.