24 Titik Penemuan Air Panas Oleh Psdmbp Tahun 2018

24 TITIK PENEMUAN AIR PANAS OLEH PSDMBP TAHUN 2018
 
Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki kekayaan alam berlimpah. Sebagai amanat UUD tahun 1945 pasal 33 ayat 3 bahwa “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”, maka Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP) berusaha untuk menggali potensi dan sumber daya alam, terutama difokuskan pada penyelidikan panas bumi yang belum teridentifikasi dan terdata dalam peta distribusi panas bumi Indonesia.
Tahun 2018 ini telah dilakukan beberapa kegiatan inventarisasi yang keluarannya selain mendata ulang lokasi sebaran manifestasi panas bumi, juga mencari lokasi panas bumi baru di pulau besar seperti Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Papua utamanya untuk pulau-pulau kecil dan terluar seperti Pulau Nias, Aru, Seram dan Madura. Informasi awal tindak lanjut peninjauan lokasi air panas ini berasal dari permintaan pemerintah daerah dan informasi masyarakat ketika tim panas bumi PSDMBP melakukan survei di tahun-tahun sebelumnya dan juga melalui media informasi publik.
Hasil peninjauan dan pengukuran di lapangan ditemukan air panas dengan temperatur antara 30oC s.d. 80oC. Hal menarik dari hasil peninjauan, di Merauke, Papua yang selama ini sepi dari pemberitaan akan adanya air panas, ternyata memiliki banyak sumur bor dengan suhu 30°C s.d 40°C. Sedangkan di Santantengah, Sangasanga, Kalimantan Timur dan Niff di Seram muncul pula air panas di sekitar sumur pengeboran migas yang bercampur rembesan minyak dan bau gas H2S. Beberapa lokasi lain seperti di Mbombo Aukhu (Nias), Tanggalo (Sijunjung), Biatan dan Batu Lepoq (Kukar) ternyata telah menjadi tujuan wisata. Sementara daerah lain yang ditemukan masih berupa air panas yang belum dimanfaatkan.
Penemuan ini menjadikan slogan panas bumi tersebar di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke menjadi kenyataan. Di Pulau Sabang, tepatnya di daerah Jaboi yang merupakan hasil kegiatan survei geosains oleh PSDMBP, dan telah di bor oleh PT. Sabang Energy yang berhasil mengalirkan uap.  Data penemuan baru di Merauke juga telah ada 10 lokasi sumur pengeboran untuk pemanfaatan langsung yang hasilnya telah dirasakan masyarakat untuk pemandian. Lokasi air panas lain juga ditemukan di wilayah konservasi seperti di Samboja, Kukar (konservasi orang utan) dan Saluki, Sigi (penangkaran burung maleo).
Sebagai tindak lanjut penemuan ini, dengan mempertimbangkan besaran temperatur air panas, daya hantar listrik, geotermometer, dan akses, ditentukanlah daerah Kukar, Seram, dan Merauke akan diusulkan survei lanjutan untuk pemanfaatan langsung panas bumi.
#Panasbumi
#Inventarisasi
#Airpanas
#PSDMBP
#Pemanfaatanlangsung