Prove Of Concept Aplikasi Neraca Sumber Daya Dan Cadangan Mineral Dan Batubara

PROVE OF CONCEPT APLIKASI NERACA SUMBER DAYA DAN CADANGAN MINERAL DAN BATUBARA

Dalam rangka rencana pembangunan pelaporan online data sumberdaya, cadangan, produksi dan pemasaran mineral dan batubara yang diinisiasi oleh KPK-RI, tim Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) yang terdiri atas Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) KESDM, Tenaga Ahli Menteri Bidang Teknologi Informasi, Direktorat Pengusahaan Batubara, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (DPB-DJMB), Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi, Badan Geologi (PSDMBP-BG) serta mitra KESDM yang terdiri atas PT EMS Paramitra dan PT Bukit Asam (PTBA) melakukan diskusi bersama dan kunjungan kerja yang dilaksanakan di Wisma PTBA Griya Sekuning di Kota Palembang, Sumatera Selatan pada hari Selasa, tanggal 24 April 2018.

Kunjungan ini bertujuan melihat secara langsung penggunaan aplikasi pertambangan yang dikemas dalam Supply Change Management System (SCMS) pada perusahaan pertambangan batubara di PTBA. Bahan diskusi yang menjadi contoh aplikasi yaitu proses bisnis PTBA sejauh mana data yang diinput dan dihasilkan dari aplikasi SCMS yang merepresentasikan kondisi di lapangan. Kondisi realtime PTBA di lapangan ditunjukkan melalui aplikasi CCTV terkait kegiatan penambangan batubara di setiap lokasi pit mulai dari lokasi penambangan, stockpile, transportasi dengan kereta api yang terintegrasi dengan sistem Barka kereta api sampai dengan proses pengapalan di pelabuhan. PTBA memiliki 3 lokasi penambangan yaitu di AirLaya, Bangko Barat dan Muara Tiga Besar.

Dalam acara kunjungan ini, juga diperlihatkan aplikasi SCMS yang sudah terintegrasi mulai dari laporan kegiatan harian, bulanan dan tahunan dengan aplikasi minemarket. PTBA membangun sendiri add-in  aplikasi untuk perencanaan.  Implementasi SCMS di PTBA mulai dikembangkan sejak tahun 2010 untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan data perencanaan, penambangan, survei, pengangkutan, pemasaran, pelabuhan, keuangan, dan admin.  Dalam aplikasi yang digunakan belum tercakup nilai sumberdaya dan cadangan yang dihasilkan PTBA. Hal ini dikarenakan kebijakan yang disepakati oleh manajemen PTBA.  Apabila data nilai sumberdaya dan cadangan diperlukan, dapat dikembangkan modul tambahan dalam minemarket sebagai add-in yang dapat diintegrasikan dengan aplikasi stockpile batubara.     

Input data ke SCMS di PTBA dilakukan setiap shift untuk data produksi, sedangkan data survei, pengangkutan, pemasaran, pelabuhan, keuangan diinput per kejadian/transaksi. SCMS belum digunakan untuk kebutuhan neraca sumberdaya dan cadangan, namun PTBA sudah merencanakan pelatihan modul rencana pelaporan untuk kebutuhan cadangan, rencana tahunan, rencana bulanan. SCMS sudah mendukung fungsi audit trail, dashboard dan reporting sesuai kebutuhan waktu yang diinginkan. Bagian perencanaan meliputi RKAB yang didalamnya terdapat cadangan yang dilaporkan per tahun. Produksi batubara biasanya berdasarkan manual input dari karcis timbangan. Cargo tracking ke depan akan membaca langsung dari sistem pada timbangannya. Minemarket sebagai aplikasi utama yang dipakai untuk mengumpulkan semua data yang berserakan berdasarkan laporan yang dikirim dari masing-masing bagian mulai dari penambangan sampai keuangan. Minemarket saat ini versi 412 SP 3. Bidang TI PTBA perlu mengkonfigurasikan dahulu aplikasi SCMS yang digunakan sesuai kebutuhan PTBA.

Dalam pertemuan tersebut diusulkan oleh PTBA, field apa saja yang diperlukan oleh KESDM dalam pelaporan yang nanti bisa dikonfigurasikan sesuai kebutuhan KESDM.  Aplikasi PTBA dapat digunakan sebagai role model untuk pengembangan neraca sumberdaya dan cadangan batubara, sedangkan aplikasi minemarket bisa digunakan sebagai role model untuk pengembangan neraca sumberdaya dan cadangan mineral. Aplikasi tersebut dapat dijadikan data warehouse untuk input mineral dan batubara, sedangkan outputnya bisa dalam bentuk dashboard dengan aplikasi Cognos. Sistem yang dibuat idealnya dibuat interface untuk menggabungkan sistem pemasaran dan produksi mineral yang dimiliki Pusdatin serta sistem pemasaran dan produksi batubara yang dimiliki DJMB untuk ditambahkan modul neraca sumberdaya dan cadangan mineral dan batubara dengan satu input standar untuk semua perusahaan mineral dan batubara serta output dalam bentuk dashboard dengan Cognos.

Penulis: Qomariah
 
 
 
Penandatangan minutes of meeting antara KESDM dan PTBA
 
Contoh output laporan produksi batubara
 
 
Pertemuan tim KESDM dan PTBA
 
Presentasi PTBA tentang SCMS
 
 
Pertemuan tim KESDM dan PTBA